Menurut laporan terbaru dari pemantau kelaparan global atau Integrated Food Security Phase Classificatiion (IPC), 500.000 warga Palestina di Gaza terancam mati kelaparan. Laporan tersebut memperingatkan bahwa warga di Gaza menghadapi risiko kelaparan yang sangat tinggi dan kelaparan massal bisa terjadi paling cepat pada bulan September. Hal ini terjadi karena dapur aman di Gaza kekurangan sumber daya akibat blokade Israel.
Sejak 2 Maret 2025, Israel telah memblokade semua suplai bantuan yang akan masuk ke Jalur Gaza dan setelah mengakhiri gencatan senjata selama dua bulan kembali melanjutkan pengeboman di Jalur Gaza.
Lembaga-lembaga pemantau memperingtkan bahwa hanya gencatan senjata yang segera dan berkelanjutan, serta dimulainya kembali pengiriman bantuan kemanusiaan, yang bisa mencegah kelaparan massal di Gaza. Namun, Israel tidak akan mencabut blokade tersebut untuk menekan Hamas agar membebaskan para sandera.
