1. Buka konten
  2. Buka menu utama
  3. Buka situs DW lainnya

WINA: Program Atom Iran.

11 November 2003

Dalam sebuah laporan rahasia Badan Energi Atom Internasional, IAEA mengungkapkan sejumlah pelanggaran yang dilakukan Iran terhadap perjanjian larangan senjata atom. Demikian menurut kalangan diplomat. Kantor Berita Reuter selanjutnya mengungkapkan , pimpinan Iran dalam laporannya mengakui, telah memproduksi plutonium yang dapat dijadikan bahan pembuatan senjata atom, dalam jumlah yang sangat kecil. Hari Senin kemarin, Iran menyampaikan jaminan secara tertulis kepada Badan Energi Atom Internasional untuk menandatangani perjanjian tambahan larangan senjata atom, dimana dicantumkan dapat dilakukannya pemeriksaan semua instalasi atom secara mendadak. Selanjut pemerintah Iran mengatakan, akan segera menghentikan program memproduksi uranium yang diperkaya. Pimpinan Iran membantah sedang menyiapkan pembuatan senjata atom.