Senyum tipis menghiasi wajah David Cameron ketika ia mengumumkan kemenangan Partai Konservatif pada pemilu legislatif Inggris, Jumat (8/5). Rautnya tidak banyak bercerita tentang hari-hari mendebarkan yang lewat, ketika nyaris semua jajak pendapat meramalkan keruntuhan sang perdana menteri.
Tapi Cameron bertahan dan mendulang. Partai Konservatif yang diduga akan timpang, malah merebut mayoritas mutlak dari tangan Labour dan Ukip yang radikal kanan. "Kemenangan ini adalah yang paling manis dari yang pernah ada," ujar Cameron yang sesumbar akan melakoni "politik untuk semua" lewat pemerintahan yang baru.
Padahal awalnya tidak banyak yang menduga bahwa putra pialang saham yang beribukan seorang ningrat itu akan bermandikan sukses di panggung politik London. Kepemimpinannya di Partai Konservatif bahkan sempat dihiasi cibiran lantaran penampilan dan usianya yang tergolong muda.
Tapi justru Cameron yang kemudian membawa Partai Konservatif kembali ke puncak kekuasaan setelah 13 tahun mendekam di bangku oposisi. Secara lihai ia mengangkat isu-isu spesifik seperti pernikahan gay dan lesbian atau perubahan iklim. Sejak kepemimpinannya, Partai Konservatif perlahan kembali dilirik pemilih muda dan masyarakat perkotaan.
Cameron tumbuh dan besar di kalangan atas. Sejak usia delapan tahun ia sudah mengenyam pendidikan swasta berbiaya selangit. Memasuki masa remaja ia dikirim ke Eton College, sekolah elit yang sudah melahirkan 19 perdana menteri dan tercatat sebagai sekolah termahal di Inggris.
Tidak banyak diketahui tentang kiprahnya ketika duduk di bangku sekolah. Pun saat Cameron mendalami pendidikan politik di Oxford, ia cenderung menghindar dari kegiatan politik mahasiswa.
Setelah malang melintang di bidang politik dan ekonomi, Cameron akhirnya mendapat kesempatan terbesar pada kongres Partai Konservatif tahun 2005. Ia tidak banyak dikenal saat itu. Tapi pidatonya yang legendaris mengubah situasi sepenuhnya. Pada kesempatan yang sama ia mendulang dukungan punggawa partai, hingga akhirnya terpilih sebagai ketua umum di usia 39 tahun.
Serupa dengan kemenangan "termanis" pada pemilu terakhir, Cameron lihai menyimpan emosi dan cuma melemparkan senyum terkulum seusai merebut kursi tertinggi di partai. Dan saat itu pun tidak ada yang mengira, bahwa lima tahun kemudian Tories akan berkuasa dan bertahta untuk kedua kalinya di 2015.
rzn/vlz (dpa,ap,rtr,guardian,bbc,telegraph)
Banyak hal yang menarik dari kerajaan ini, seperti taksi yang unik, penjaga istana dan tradisi minum teh. Berikut beberapa diantaranya.
Foto: Fotolia/william87Kerajaan Britania Raya dipimpin oleh Ratu Elizabeth II. Putra mahkota adalah Pangeran Charles. Berita tentang kehidupan anggota keluarga kerajaan sangat digemari media. Termasuk tentang anak-anak Pangeran William dan Kate, serta kisah tentang Lady Di yang meninggal secara tragis dalam kecelakaan di Paris tahun 1997.
Foto: Getty ImagesQueen's Guard atau penjaga ratu adalah sebutan bagi tentara yang bertugas untuk mengawal kediaman resmi para anggiota keluarga kerajaan di Inggris. Penjaga yang paling dikenal oleh turis adalah yang menjaga Istana Buckingham.
Foto: picture-alliance/AP Photo/M. ProbstGelar lengkap PM Inggris adalah "The Prime Minister of the United Kingdom of Great Britain and Northern Ireland". PM saat ini Theresa May, pimpinan Partai Konservatif, merupakan perdana menteri perempuan ke-dua setelah Margaret Thatcher.
Foto: Reuters/T. MelvilleMargaret Thatcher memiliki julukan sebagai "Iron Lady" - perempuan bertangan besi. Ia meninggal tahun 2013 setelah terserang stroke. Thatcher merupakan perempuan pertama yang menduduki kantor perdana menteri Inggris (1979-1990) dan merupakan salah satu tokoh politik yang paling berpengaruh di abad ke-20.
Foto: Getty ImagesBig Ben adalah julukan bagi lonceng yang terdapat di menara jam di London. Menara ini sebenarnya secara resmi bernama Elizabeth Tower, usai perayaan Diamond Jubilee, 60 tahun tahta Ratu Inggris di tahun 2012.
Foto: ReutersIan Fleming menulis serial novel James Bond yang berfokus pada kisah fiksi salah seorang anggota dinas rahasia Inggris. Buku pertamanya diterbitkan tahun 1953. Dari buku, James Bond beralih ke layar lebar dan menjadi salah satu rangkaian film paling sukses di dunia.
Foto: picture alliance"Tea time" akan kerap didengar saat berada di Inggris. Minum teh di sore hari adalah bagian dari budaya orang Inggris. Mereka mengkonsumsi teh dalam jumlah paling banyak dibanding warga negara lainnnya (2,5 kali lebih banyak dari orang Jepang dan 22 kali lebih banyak dari orang Amerika atau Perancis).
Foto: Fotolia/GrafvisionBentuk taksi ini unik. Agak membulat dan biasanya berwarna hitam. Kadang juga dikenal dengan sebutan "London Taxis". Untuk memperingati perayaan 50 tahun tahta Ratu Elizabeth, 50 Black Cabs dicat warna keemasan.
Foto: by-nacaseven-nc-ndUngkapan “mind the gap” adalah peringatan yang biasanya terpampang di stasiun kereta bawah tanah di Inggris agar penumpang berhati-hati saat keluar kereta karena adanya jarak antara kereta dengan platform stasiun. Kalimat ini pertama kali dikenalkan tahun 1969 di London Underground dan menjadi simbol khas suvenir-suvenir yang dijual Transport for London.
Foto: ReutersPerancangnya adalah Sir Giles Gilbert Scott. Bilik telepon merah bisa ditemukan di jalan-jalan Inggris, Malta, Bermuda dan Gibraltar. Sejak Oktober 2014, beberapa kota telepon yang tidak digunakan lagi dicat hijau dan dirombak menjadi tempat untuk mencas ponsel secara gratis.
Foto: Fotolia/william87